Yogyakarta, metroraya.id – Sebagai sekolah yang melayani murid dengan beragam kebutuhan khusus, ruang gerak yang ramah akses menjadi kebutuhan utama, bukan pelengkap. Oleh karenanya, pembangunan revitalisasi selasar penghubung kelas di SLB Negeri Pembina Yogyakarta bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan benar-benar dapat diakses oleh semua warga sekolah.
Pembangunan revitalisasi selasar penghubung kelas yang dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Mendikdasmen pada 12 September 2025 lalu, kini telah selesai dan diresmikan secara langsung pula oleh Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Rabu, 3/12/25.
Ungkapan terimakasih disampaikan oleh Kepala SLB Negeri Pembina Yogyakarta Nur Khasanah, M.Pd. kepada Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas diresmikannya selasar penghubung kelas ini. Menurutnya hadirnya selasar penghubung kelas ini memberikan banyak manfaat.
“Selasar penghubung hadir sebagai jalur aman yang melindungi murid, guru, dan orangtua dari panas dan hujan saat berpindah tempat. Namun manfaatnya jauh lebih besar daripada itu. Di selasar ini tersedia guiding block yang sangat penting bagi guru dengan hambatan penglihatan, sehingga mereka bisa berjalan dengan lebih percaya diri, mandiri, dan tidak khawatir lagi terbentur,” jelas Nur Khasanah, M.Pd.

Selasar penghubung kelas tersebut juga dirancang untuk ramah kursi roda, sehingga murid dan orangtua yang menggunakan kursi roda dapat bergerak dengan leluasa tanpa harus menghadapi permukaan yang licin, berlubang, atau rute memutar. Jalur yang rata dan bebas hambatan memberikan pengalaman bersekolah yang lebih inklusif, membuat semua pihak merasa dihargai dan diperhatikan kebutuhannya.
“Dengan adanya selasar penghubung ini, sekolah tidak hanya mempercantik fasilitas, tetapi juga menguatkan komitmen terhadap aksesibilitas, memastikan bahwa setiap langkah baik oleh guru, murid, maupun orangtua dan siapapun, dapat dilakukan dengan aman dan nyaman. Ini adalah wujud nyata upaya sekolah yang didukung pemerintah untuk membangun lingkungan yang inklusif, humanis, dan mendukung proses belajar,” tegas Kepala SLB N Pembina Yogyakarta
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Drs. Suhirman, M.Pd. yang turut hadir dalam acara peresmian selasar penghubung kelas di SLB N Pembina Yogyakarta juga mengucapkan terimakasih atas perhatian Bapak Kemdikdasmen Prof. Dr.Abdul Mukti, terhadap pendidikan di Yogyakarta khususnya Pendidikan Khusus dalam meningkatkan Sarpras misalnya ruang kelas, ruang guru dan ruang atau fasilitas lainnya.
“Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di DIY, kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan visi pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Drs. Suhirman, M.Pd. *Pewarta: Rochmad | Editor: Retnowati.
