Sleman, metroraya.id – Universitas Atma Jaya Yogyakarta mendukung penuh seluruh rangkaian Lomba Debat Indonesia LDI 2025 yang diselenggarakan pada 26 – 30 November 2025, yang meliputi opening dan closing ceremony serta serial kompetisi. Lomba ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kemendikdasmen RI, Kemenditisaintek RI dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang menghadirkan para peserta pelajar dari berbagai SMA di seluruh Indonesia.
Rektor Universitaas Atma Jaya Yogyakarta Dr. G. Sri Nurhartanto,S,H., LLM. seusai opening ceremony mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan dari Pusat Prestasi Nasional Puspresnas Kemendikdasmen RI dengan melibatkan siswa SMA dan SMK dari 38 provinsi serta 3 Sekolah Indonesia yang ada di luar negeri, antara lain dari Arab Saudi, Malaysia dan Thailand.
“Ajang Lomba Debat Indonesia ini untuk menumbuhkan dan mengembangkan siswa-siswi tingkat SMA/SMK untuk berani mengemukakan ide, pandangan dengan didasarkan pada argumentasi yang logis dan sistematis. Jadi tidak hanya asal mendebat begitu saja tetapi ada kaidah kaidah yang harus diperhatikan,” katanya, saat ditemui insan media.

Dengan diselenggarakan LDI 2025 di kampus UAJY juga sangat berdampak positif terutama untuk mengenalkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada siswa-siswi SMA se-Indonesia. “Di Atamajaya sendiri untuk lomba debat sudah sering digelar, namun untuk lomba debat tingkat nasional baru pertama kali ini diselenggarakan. Sebagai tuan rumah kami seprofesional mungkin dalam penyelenggaraannya, jangan sampai mengecewakan dan menimbulkan kesan negatif. Kita tunjukan bahwa kesuksesan lomba tingkat nasional erat kaitannya dengan UAJY sebagai tuan rumah,” imbuh Rektor.
Di tempat yang sama Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemedikdasmen RI Dr. Maria Veronica Irene Harjiono, S.E., M.Si. mengungkapkan Puspresnas ini setiap tahunnya menyelengarakan ajang, terseleksi dan berjenjang. “Dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan pendidikan khusus kami adakan lomba, dalam tahapan penyeleksian dimulai dari tingkat sekolah, tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional, dengan tujuan untuk menemukan talenta unggul di seluruh Indonesia,” ujar Irene.
Dalam ajang Lomba Debat Indonesia ini terdapat dua kategori, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang diikuti oleh kurang lebih 400 pelajar SMA yang telah terseleksi di tingkat provinsi. *Pewarta: Rochmad | Editor: Retnowati.
