Bantul, metroraya.id – Lelaku Kayu berkesempatan menjadi bagian dari Pekan Yabbiekarta, sebuah sustainable market yang mempertemukan para artisan lokal dengan komunitas pecinta produk berkelanjutan. Minggu, 9/11/25.
Berlokasi di ruang semi outdoor Yabbiekayu Restaurant yang asri, acara ini menjadi wadah untuk merayakan kreativitas, keberlanjutan, dan kehangatan kebersamaan. Di tengah ramainya 19 tenant artisan lokal, Lelaku Kayu hadir membawa misi sederhana tapi bermakna, dimana menghidupkan kembali karya kayu lawas yang sempat terlupakan.

Lelaku Kayu hadir sebagai salah satu tenant di Artisan’s Market bersama 18 artisan lokal lainnya. Melalui koleksi mebel dari Kayu Jati Lawas yang dihidupkan kembali lewat proses reuse dan recycle, Lelaku Kayu membawa filosofi keberlanjutan yang sejalan dengan semangat Pekan Yabbiekarta. Setiap karya tidak sekadar produk, tapi ada cerita tentang material yang dihargai, proses yang penuh makna, dan nilai estetika yang abadi beserta makna historis dibaliknya.
“Keikutsertaan kami di Pekan Yabbiekarta menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kayu lawas memiliki nilai baru ketika dirawat dan diapresiasi. Kami ingin terus menghadirkan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Aji, Pemilik Lelaku Kayu, yang beralamat di Jalan Laksda Adisucipto Km. 6.5 Gang Nakula No.Km 6.5, Jl. Raya Janti No. RT 02, RT.02/RW.01, Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Ruang semi outdoor Yabbiekayu yang teduh dan nyaman menciptakan suasana istimewa. Pengunjung bisa berkeliling dengan santai, berinteraksi langsung dengan para artisan, dan mendengarkan cerita di balik setiap karya. Acara yang berlangsung dari pukul 12.00 hingga 17.30 WIB ini dipenuhi aktivitas menarik, mulai dari sesi perkenalan artisan, sharing session bersama LiyerLiyer.id, hingga penampilan musik dari Tarsiustua yang menutup hari dengan merdu. Momen spesial juga datang dari kehadiran Sirkus Barock yang mengadakan konferensi pers menuju konser 50 tahun mereka, berbagi pengalaman bersama Sawung Jabo di tengah kehijauan Kebun Yabbiekayu.

Pekan Yabbiekarta bukan sekadar pasar ini adalah gerakan. Acara ini sepenuhnya digerakkan oleh energi panel surya, sehingga menjadi aksi nyata terhadap praktek keberlanjutan. Lelaku Kayu bangga menjadi bagian dari ekosistem kreatif yang memprioritaskan nilai, kualitas, dan tanggung jawab lingkungan.
Lelaku Kayu adalah brand mebel yang fokus menghidupkan kembali kayu jati lawas melalui proses reuse dan recycle. Setiap produk yang dihasilkan bukan sekadar furnitur, tapi karya yang punya cerita, jiwa, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. * Penulis: Angelina Aryani Jandu (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAJY) | Editor: Retnowati.
