Yogyakarta, metroraya.id – Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial yang sering disebut B3KS merupakan lembaga sosial yang kiprahnya sudah cukup matang. Lembaga sosial yang didirikan pada 2 Agustus 1975 kini merayakan ulang tahunnya yang ke-50. Acara perayaan Hari Ulang Tahun dilangsungkan di Ambarukmo Plaza, Jl. Laksda Adi Sucipto, Ambarukmo, Catur Tunggal, Depok, Sleman.

Dalam sambutannya Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial B3KS Gusti Kanjeng Ratu GKR Hemas mengatakan bahwa usia setengah abad adalah capaian yang tidak hanya menunjukkan ketahanan sebuah organisasi, tetapi juga menggambarkan ketulusan, keikhlasan, serta komitmen pengabdian yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Dalam kesempatan yang sangat istimewa ini, saya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam atas peringatan 50 tahun BK3S Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkap GKR Hemas. Sabtu, 15/11/25.

BK3S DIY sendiri telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menjalankan perannya dengan spirit tansah ngayomi dan berlandaskan nilai-nilai budaya Jawa yang adi luhur. Dalam perjalanannya, sejalan dengan visi BK3 SDIY telah menunjukkan konsistensi sebagai lembaga yang mengedepankan koordinasi, pemberdayaan, dan sinergi antar lembaga social dan stakeholder lain terutama CSR dan Perguruan Tinggi.

“Nilai-nilai seperti tepa selira, gotong royong, dan semangat hamemayu hayuning bawana menjadi fondasi kuat yang menyertai langkah-langkah pengabdiannya. BK3S mampu memadukan profesionalitas dengan kearifan lokal, sehingga kerja-kerja sosial tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang berakar pada budaya Yogyakarta,” imbuh Ketua B3KS.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan, GKR Hemas melihat lembaga ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas lembaga kesejahteraan sosial di seluruh DIY, bahkan meluas ke luar DIY.

Upaya seperti pengembangan jaringan kemitraan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta inovasi layanan berbasis komunitas telah memperluas dampak dan menjadikan BK3S sebagai simpul penting dalam ekosistem kesejahteraan sosial.

Hal ini selaras dengan arah pembangunan sosial DIY, khususnya melalui Pancamulia yang menekankan penguatan kualitas hidup, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola kelembagaan yang lebih baik.

Di tempat yang sama Sekertaris Umum B3KS Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Sugiyanto juga mengatakan perayaan bahwa HUT BK3S ke-50 sebagai momentum untuk saling mengenal dan bersinergi.

“Baik OPD dan para pejabatnya yang baru dapat semakin mengenal dan memahami apa itu BK3S DIY, kiprahnya, tujuannya dan pengabdian yang telah diberikan untuk masyarakat DIY. Juga dukungan DPR sebagai aspirasi masyarakat. Biaya operasional BK3S kususnya untuk upah Pegawai dan fasilitasi lain anggaran untuk memperkuat SDM Tenaga kesejahteraan sosial (TKS) dan tata kelola LKS, yang jumlahnya seperti saya jelaskan di laporan bagian bawah. Agar LKS di DIY dapat terakreditasi semua dan tatakelonya sehat. Perusahaan, Swasta, melalui CSR semakin percaya dengan BK3S dan menyalurkan program CSR-nya melalui BK3S,” tutup Dr. Sugiyanto. *Pewarta: Rochmad | Editor: Retnowati.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *