Bantul, metroraya.id – Sebuah ajang unik yang baru pertama kali diadakan di Bantul ditujukan pada para petani muda. Lomba balap ketangkasan mengoprasikan traktor pengolah sawah bertajuk “Balap Traktor Kubota” diselenggarakan di area persawahan Kebonagung, Imogiri, Bantul. Minggu, 16/11/25.

Peserta yang ikut mendaftar ada 40 orang namun karena waktu pelaksanaanya hanya sehari maka pesertanya dibatasi. Lomba balap mesin traktor tersebut akhirnya diikuti oleh 22 peserta petani padi se-DIY, minus Kota Yogyakarta. Teknis perlombaan yaitu maksimal dua orang per tim dengan satu kali putaran.

Bupati Bantul, Kepala DPKP DIY, Marketing Manager PT Kubota dan Para Peserta Lomba Balap Traktor. Kebonagung, Imogiri. Minggu, 16/11/25. Foto: metroraya.id.

Terselenggaranya perlombaan traktor ini berkat kerjasama antara Pemerintah Daerah dan bengkel resmi PT Kubota. Adapun bengkel resmi yang ditunjuk dan terdekat dari area perlombaan yang adalah SMK Muhamadiyah Imogiri, Bantul. Bagi para finalis akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, “Puluhan petani tersebut akan memperebutkan hadiah total senilai Rp10 juta. Hadiah itu diperuntukkan bagi para juara” ujar Sandhi, salah satu Panitia Penyelenggara.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menarik minat generasi.muda untuk melirik pertanian sebagai salah satu usaha untuk menambah ekonomi keluarga. Mekanisasi pertanian adalah salah satu cara untuk mempermudah proses dalam usaha pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi adanya lomba traktor ini, kegiatan lomba traktor ini bekerjasama antara Perusahaan Kubota dengan Pemerintah Daerah khususnya Pemkab Bantul melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul bersama masyarakat petani di Daerah Istimewa Yogyakarta,” terang Aris Eko Nugroho, saat ditemui di area perlombaan.

Selain itu kegiatan lomba traktor ini menjadi ajang silaturahmi TMJ Traktor Maniak Jogja dan sejalan dengan Trilogi Keistimewaan Jogja khususnya Hamemayu Hayuning Bawono.

Sementara itu saat ditemui di area persawaan lokasi perlombaan Bupati Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih mengungkapkan bahwa ajang ini menjadi penyemangat untuk melanjutkan mekanisasi pertanian.  Apalagi, mekanisasi pertanian dapat menimbuhkan dampak positif bagi para petani terutama dari sisi percepatan, efisiensi, hingga produktivitas. * Pewarta: Rochmad | Editor: Retnowati

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *