Sleman, metroraya.id – Melalui Kantor Kerja sama dan Promosi KKP Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) penyambutan mahasiswa Internasional baru melalui welcoming ceremony dengan mengambil tema Warm Welcome, Global Friendship, di Student Lounge, Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas. Jl. Babarsari, Depok, Sleman. Jumat, 12/9/25
Kepala Kantor Kerjasama dan Promiso KKP Universitas Atma Jaya Yogyakarta Drs. Ign. Agus Putranto,M.Si., menyambut dengan hangat kedatangan mahasiswa Internasional yang hadir. “Terima kasih dan selamat datang di kampus yang luar biasa ini, Universitas Atma Jaya Yogyakarta,” ucap Agus dalam sambutannya.
Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., dan Wakil Rektor serta pimpinan unit. Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta turut menyambut mahasiswa Internasional yang hadir dari berbagai negara, di antaranya berasal dari Pakistan, Zimbabwe, Filipina, Laos, dan Zimbabwe.
“Kami bahagia dan bangga karena banyak mahasiswa Internasional yang datang. Selamat datang di Universitas Atma Jaya Yogyakarta menjadi satu bagian bersama disini,” ujar Nurhartanto.
Acara semakin meriah dengan penampilan dari para mahasiswa internasional diantaranya Thiengyang dari Laos yang tampil menyanyi, Savior dari Zimbabwe menampilkan tarian tradisional, dan Lady Dorothy dari Filipina yang mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berkaraoke bersama.
Lady Dorothy, perwakilan mahasiswa internasional dari Filipina, menyampaikan kesan dan pesan dari program ini. “Walaupun saya hanya berada di sini selama dua minggu, saya sudah belajar banyak hal dan memahami betapa istimewanya Yogyakarta. Mulai sekarang, ketika kita melihat ke belakang, kita akan merasa bersyukur. Hidup ini singkat, dan kesempatan seperti ini tidak selalu datang. Kita diberi kesempatan untuk belajar, mengajar, serta berbagi kehidupan internasional yang beragam,” jelas Dorothy.
Melalui kegiatan ini, UAJY berharap mahasiswa internasional dapat merasa diterima dengan hangat, serta menjalin persahabatan global yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan multikultural. * Rls | metroeaya.id
