Sleman, metroraya.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tiga mahasiswa program Studi Akuntansi angkatan 2023 dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika FBE Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tim Olipika yang beranggotakan Nanda Citra Christy H., Florensisca Maitriani Lie, dan Vivian Kwek berhasil menyabet Juara 3 pada sub-lomba National Accounting Competition NAC 2025. Kompetisi ini merupakan rangkaian Economic Days 8.0 yang diprakarsai oleh Trisakti School of Management TSM, Jakarta yang berlangsung dari 11 Juni-19 Juli 2025.

TSM Economic Days 8.0 tahun ini bertemakan “Inspiring Meaningful Progress and Collaborative Transformation”. Kegiatan ini hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir dan keterampilan dalam bidang ilmu ekonomi dan kemampuan berbahasa, yang mencakup akuntansi, manajemen, dan debat. Ketiga elemen tersebut dikemas dalam tiga ajang lomba, yaitu National Accounting Competition (NAC), National Business Competition (NBC), dan National Debate Competition (NDC).

Nanda, Florensisca, Vivian Ketiga Mahasiswa Prodi Akutansi Peraih Juara 3 Pada National Accounting Competition 2025 Yang Diselenggarakan di Trisakti School of Management, Jakarta. Foto: Humas UAJY for metroraya.id

Nanda menuturkan bahwa timnya berhasil melalui proses eliminasi yang cukup panjang dan melelahkan. Ada tiga tahapan yang berhasil mereka lewati dan menyisihkan peserta lainnya dari babak preliminary, eliminary & semifinal, hingga babak final.

“Pada tahap preliminary kita dikasih 90 soal, 105 menit yang harus dikerjakan secara online. Preliminary ini untuk mengumpulkan 16 besar. Pada tahap eliminasi untuk mengumpulkan 8 besar, kita kayak main Ludo dimana setiap tim diberi kesempatan untuk menjawab soal. Terakhir di semifinal untuk mendapatkan 5 besar, mekanismenya seperti cerdas cermat, “tutur Nanda.

Disamping pembagian waktu persiapan yang harus maksimal, tim mengungkapkan salah satu tantangan besar yang harus mereka hadapi yakni adanya gap materi yang belum mereka pelajari sepenuhnya dalam kelas. Seperti yang diungkapkan Florensisca, rintangan tersebut tidaklah menjadi hambatan yang perlu untuk ditakuti, melainkan hanya perlu strategi belajar khusus agar semua persiapan dapat dimatangkan.

Ada beberapa materi yang dilombakan yang sebenarnya baru akan kami pelajari di semester atas, jadi mau nggak mau kita belajar sendiri. Untungnya karena kita punya dosen pembimbing di Tim Olimpiade Akuntansi UAJY, kita sangat dipermudah dan didukung penuh apabila ingin konsultasi belajar dengan para dosen Akuntansi,ungkap Florensisca.

Besarnya dukungan yang diberikan oleh para pembimbing Tim Olimpiade Akuntansi UAJY selama masa persiapan lomba menjadi motivasi terbesar tim untuk memberikan usaha terbaik mereka. “Kita nggak mau mengecewakan orang tua dan kakak-kakak kita, terutama para pembimbing yang sudah sangat ekstra mengajari kami. Meskipun di masa-masa sibuk, mereka masih tetap menyempatkan waktu untuk melatih kami, “jelas Vivian.

Terakhir, tim memberikan pesan dan dorongan kuat bagi mahasiswa lain yang ingin mengikuti lomba serupa. Mereka menekankan pentingnya rasa percaya diri dan jangan minder terhadap peserta lainnya.

Walaupun lawan dirasa berat dan belum ada pengalaman serupa sebelumnya, kita hanya perlu fokus upgrade tim dan diri sendiri agar mental tidak goyah. Bonding dan kerja sama tim juga perlu ditekankan, dan terutama prinsipnya adalah yang penting kita jalani dulu dan ujungnya Tuhan pasti akan bantu,”pungkas Vivian. *Rls/ Rochmad

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *