Sleman, metroraya.id – Universitas Atma Jaya Yogyakarta UAJY menerima kunjungan dari Yayasan Badan Pendidikan Kristen BPK Penabur pada Kamis 10 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Universitas, Gedung Thomas Aquinas, Kampus II UAJY. Kunjungan ini disambut hangat oleh Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H, LL.M., dan dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan BPK Penabur beserta jajarannya.
Acara diawali dengan pemutaran video profile UAJY dilanjutkan dengan pengantar dari Wakil Rektor III UAJY, Ir. Yosef Daryanto, ST, M.Si., Ph.D. Ia menyampaikan bahwa pada tahun akademik 2024/2025 ini terdapat 38 mahasiswa yang berasal dari sekolah-sekolah BPK Penabur, terutama dari wilayah Jawa Barat.
“Cukup banyak lulusan dari BPK Penabur yang melanjutkan studi S1 di Atma Jaya Yogyakarta, semoga kedepannya dapat terus terjalin seperti itu dan menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk menimba ilmu mempersiapkan diri untuk masa depan,” ujarnya.
Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, SH, LL.M., dalam sambutannya memperkenalkan para pendiri, profil kampus, serta menceritakan sejarah singkat UAJY kepada tamu undangan yang hadir dari Yayasan BPK Penabur. Sambutan ini ditutup dengan harapan atas keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin lama. “Harapan kami kedepan bisa meningkatkan kerja sama sedemikian rupa untuk semakin dipercaya dan bisa lebih banyak mendidik putra-putri dari SMA BPK Penabur,” ujar Nurhartanto.
Adri Lazuardi, Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin serta harapan untuk kedepannya.
“Kami sangat terbuka untuk nantinya membangun kerja sama yang lebih erat, sehingga hubungan ini bisa langsung dipayungi oleh sebuah kerja sama tersebut sehingga Universitas Atma Jaya Yogyakarta bisa hadir di semua kegiatan kami,” tuturnya.
Diskusi antara kedua pihak berlangsung hangat dan interaktif, membahas berbagai topik seperti program beasiswa, kolaborasi akademik, hingga pengembangan program bersama. Salah satu topik utama yang disoroti adalah beasiswa Mentawai, sebagai bagian dari kepedulian APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik) terhadap daerah terpencil, khususnya wilayah Mentawai.
“Ini adalah gertak kita, bukan akhir tapi justru awal untuk mengembangkan potensi masing-masing agar kita nanti ke depan dapat memperoleh dampak yang lebih terutama untuk pendidikan siswa-siswi kita menjadi generasi emas bukan generasi cemas,” kata Dra. Ign. Agus Putranto, M.Si., selaku Kepala Kantor Kerja Sama dan Promosi (KKP) UAJY.
Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan antara UAJY dan Yayasan BPK Penabur semakin erat, serta mampu menghasilkan berbagai bentuk kerja sama strategis untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. *Rls./Rochmad.
